Gerakan tanam pohon di Jakarta serap emisi perkotaan
Penanaman pohon di ruang terbuka hijau membantu kualitas udara kota.
Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama komunitas lingkungan dan sejumlah perusahaan swasta menggelar gerakan tanam pohon di berbagai titik kota untuk membantu menyerap emisi perkotaan. Kegiatan ini menyasar area dengan kepadatan lalu lintas tinggi, ruang terbuka hijau yang minim, hingga kawasan permukiman padat.
Gerakan tersebut dilakukan serentak di beberapa lokasi, seperti taman kota, bantaran sungai, jalur hijau jalan protokol, serta area publik di sekitar fasilitas transportasi. Jenis pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kemampuan menyerap polutan, ketahanan terhadap kondisi perkotaan, serta perawatan yang relatif mudah. Selain penanaman, kegiatan juga mencakup edukasi singkat tentang cara merawat pohon agar dapat tumbuh optimal.
Kepala dinas terkait menyampaikan bahwa penanaman pohon menjadi langkah pelengkap dalam upaya menekan emisi dari sektor transportasi dan aktivitas perkotaan. “Pohon berperan sebagai penyerap karbon dan penyaring polutan udara. Namun, dampaknya akan maksimal jika dirawat dan ditambah secara konsisten,” ujarnya.

Komunitas lingkungan yang terlibat menilai gerakan ini penting karena kualitas udara Jakarta kerap dipengaruhi oleh tingginya aktivitas kendaraan bermotor dan pertumbuhan kawasan terbangun. Mereka mendorong adanya pemantauan rutin terhadap tingkat keberhasilan hidup pohon (survival rate), termasuk penggantian bibit yang tidak tumbuh.
Sementara itu, warga yang ikut berpartisipasi berharap gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Kalau pohonnya hidup dan rindang, manfaatnya terasa. Udara lebih sejuk, debu berkurang, dan lingkungan jadi lebih nyaman,” kata salah satu peserta penanaman.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan perluasan titik penanaman dan memperkuat kolaborasi dengan RW, sekolah, serta pelaku usaha setempat. Ke depan, gerakan tanam pohon akan diintegrasikan dengan program pemeliharaan ruang hijau, pengelolaan air hujan, dan kampanye pengurangan emisi agar manfaatnya lebih berkelanjutan.